Tentang OESN

Bermula dari Kompetisi Ekonomi Syariah Nasional (KESN) sejak 2021, ajang ini resmi bertransformasi menjadi OESN pada tahun 2025 — sekaligus berhasil meraih kurasi dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

OESN 2026 menekankan substansi soal yang lebih aplikatif: bukan hanya menguji teori, tapi juga kemampuan mengimplementasikan prinsip ekonomi syariah pada persoalan nyata sehari-hari. Sebagai bagian dari rangkaian ISEF 2026, OESN terintegrasi dengan FESyar di tiga regional.

Visi OESN
Mewujudkan generasi muda Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi aktif dalam pengembangan ekonomi syariah melalui literasi, edukasi, dan inovasi berbasis prinsip-prinsip syariah.

Tahapan OESN

Penyelenggaraan Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN) 2026 dilakukan secara berjenjang, dimulai dari Penyisihan Regional, dilanjutkan ke Final Regional, dan berakhir di Final Nasional. Setiap tahapan memiliki sistem seleksi yang ketat untuk memastikan bahwa peserta yang lolos merupakan individu terbaik dalam bidang ekonomi dan keuangan syariah. Berikut adalah tahapan penyelenggaraan OESN 2026:

  1. Penyisihan Regional OESN 2026
    Tahap penyisihan merupakan seleksi awal Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN) 2026, yang diselenggarakan secara daring (online) dan terbuka bagi seluruh peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Pada tahap ini, peserta akan dikelompokkan berdasarkan tiga regional utama, yaitu:
    • Regional Sumatra: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung.
    • Regional Kawasan Timur Indonesia (KTI): Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.
    • Regional Jawa:
      Jawa 1: DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat,
      Jawa 2: Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
      Seleksi penyisihan dilakukan menggunakan sistem Computer-Based Test (CBT) yang berisi soal pilihan ganda terkait ekonomi dan keuangan syariah. Setiap anggota tim mengerjakan ujian secara individu, dan total skor tim ditentukan dari akumulasi nilai seluruh anggota tim.
  2. Final Regional OESN
    Babak Final Regional akan diselenggarakan secara luring (offline) di masing-masing wilayah sebagai bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Syariah (FESyar). Pada tahap ini, para peserta akan mengikuti kompetisi cerdas cermat yang menguji pemahaman mereka secara mendalam terhadap konsep ekonomi syariah melalui sesi pertanyaan cepat dan sistem rebutan.
  3. Final Nasional OESN
    Final nasional diselenggarakan di Jakarta, bertepatan dengan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Pada tahap ini, peserta akan diuji melalui tes tertulis yang mengukur pemahaman teoretis dan analitis mereka tentang ekonomi syariah. Selain itu, setiap tim akan diminta untuk menyusun dan mempresentasikan makalah terkait tema ekonomi syariah yang telah ditentukan. Presentasi ini akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari regulator, akademisi dan praktisi di bidang ekonomi syariah. Tim dengan hasil terbaik dari kedua kategori ini akan dinobatkan sebagai juara nasional dan menerima penghargaan dari Bank Indonesia.


Mekanisme Pendaftaran OESN 2026

  1. Registrasi dilakukan secara kelompok, sehingga satu tim cukup satu kali mengisi formulir.
  2. Tim yang akan mendaftar wajib melakukan registasi melalui laman https://pendaftaran.oesn.co.id/
  3. Tim yang akan mendaftar wajib membaca Terms of Reference (ToR) pelaksanaan OESN 2026 dan ketentuan yang tercantum dalam dokumen tersebut.
  4. Peserta wajib mengisi seluruh form pendaftaran.
  5. Pada saat melakukan registrasi, tim akan menuliskan username serta password yang akan digunakan untuk akun yang akan digunakan pada saat babak penyisihan.
  6. Dalam melakukan registrasi, tim pendaftar wajib mengisi informasi dari Ketua Kelompok serta dua anggota. Adapun kelengkapan informasi yang dibutuhkan adalah:
    a) Alamat e-mail
    b) Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
    c) Nomor Telepon
    d) Informasi asal sekolah (Provinsi, Kota/Kabupaten)
  7. Apabila nama sekolah tidak muncul dalam opsi formulir, tim dapat memilih opsi “lainnya” dan menulis nama sekolah secara manual.
  8. Selain informasi tersebut, peserta juga diharapkan dapat mengunggah Kartu Pelajar (ataupun Surat Keterangan dari Sekolah apabila tidak memiliki Kartu Pelajar), foto diri dan Surat Rekomendasi dari Sekolah.
  9. Referensi format pendaftaran sekolah dapat juga diunduh melalui situs https://oesn.co.id/.
  10. Setelah mengunggah informasi tersebut, maka akan dilakukan verifikasi oleh tim verifikator.
  11. Apabila registasi tim telah terverifikasi, maka peserta akan mendapat email yang menyatakan bahwa username dan password akun yang sudah didaftarkan dapat digunakan untuk melakukan tes penyisihan dengan mekanisme CBT (Computer-Based Test).
  12. Apabila pendaftaran tim tidak dapat terverifikasi, maka peserta juga akan mendapatkan notifikasi berupa ¬e-mail dari tim verifikator.
  13. ⁠Tim yang gagal melakukan verifikasi dapat melakukan pendaftaran ulang dengan mengunggah informasi dan/atau dokumen yang belum dilengkapi.
  14. ⁠Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pusat Informasi dalam website.

 

Selengkapnya terdapat pada file Term of Reference (TOR) OESN 2026

Daerah lomba OESN dibagi ke dalam tiga regional utama, masing‑masing mencakup provinsi‑provinsi berikut.

  • Regional Sumatra: Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung.

  • Regional Kawasan Timur Indonesia (KTI): Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.

  • Regional Jawa: Jawa 1: DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Jawa 2: Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur.

Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional 2026

Mitra

Bank Indonesia

Ekonomi Syariah

ISEF

FESyar

Fitur

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Bantuan

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privasi

Terms

Privacy Policy

Conditions